Viral Tujuh-Rezeki, jodoh, dan usia merupakan rahasia Ilahi. Manusia tak akan tahu seberapa besar rezekinya, siapa jodohnya atau, berapa lama ia akan hidup di dunia.
Bahkan, tak sedikit yang diberi peringatan oleh Sang Pencipta melalui fenomena mati suri. Meski jarang terjadi, pengakuan orang-orang yang mengalami mati suri berhasil bikin bulu kuduk berdiri.
Kisah-kisah tentang mati suri pun membuat penasaran. Sebab, sebagai seorang manusia pasti ingin tahu seperti apa kehidupan saat nyawa telah dicabut dari tubuhnya.
Namun, kisah yang satu ini amatlah miris dan mengiris hati. Dilansir dari tribunnews.com, Selasa (18/7/2017) lalu, kisah ini menceritakan tentang seorang wanita yang mengalami mati suri.
Wanita asal China tersebut diketahui tengah hamil 8 bulan. Saat menjelang hari kelahiran, ia tiba-tiba mengalami sakit parah. Pihak keluarga segera
Bahkan, tak sedikit yang diberi peringatan oleh Sang Pencipta melalui fenomena mati suri. Meski jarang terjadi, pengakuan orang-orang yang mengalami mati suri berhasil bikin bulu kuduk berdiri.
Kisah-kisah tentang mati suri pun membuat penasaran. Sebab, sebagai seorang manusia pasti ingin tahu seperti apa kehidupan saat nyawa telah dicabut dari tubuhnya.
Namun, kisah yang satu ini amatlah miris dan mengiris hati. Dilansir dari tribunnews.com, Selasa (18/7/2017) lalu, kisah ini menceritakan tentang seorang wanita yang mengalami mati suri.
Wanita asal China tersebut diketahui tengah hamil 8 bulan. Saat menjelang hari kelahiran, ia tiba-tiba mengalami sakit parah. Pihak keluarga segera
melarikannya ke rumah sakit. Tapi sayang, nyawanya tak dapat tertolong. Dokter mengatakan bahwa wanita tersebut telah meninggal.
Adat istiadat masyarakat setempat, sebelum dimakamkan jenazah akan ditempatkan di sebuah ruangan tanpa ventilasi. Di hidungnya juga ditempeli sehelai benang untuk memastikan bahwa ia telah benar-benar meninggal.
Namun, karena sang wanita meninggal di rumah sakit, pihak keluarga tak melakukan adat istiadat tersebut. Mereka juga makin yakin karena dokter menyebut bahwa wanita tersebut sudah tiada.
Sepulangnya dari rumah sakit, jenazah wanita hamil ini dimasukkan ke dalam sebuah peti mati untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga memanggil biksu untuk memimpin pemakaman jenazah.
Namun, ketika peti mati diusung, sang biksu tersentak kaget. Ia meminta proses pemakaman dihentikan. Dia juga mengatakan bahwa sang wanita belum meninggal.
Mendengar ini, pihak keluarga tentu tak percaya. Mereka merasa sang biksu hanya mengada-ada.
Namun, sang biksu menunjukkan buktinya. “Lihatlah, ada darah yang menetes dari peti itu!” katanya.
Setelah melihat langsung, barulah pihak keluarga percaya dan bergegas memeriksa peti mati tersebut. Peti mati yang sudah tertutup rapat ini dibuka kembali. Tak disangka, ada darah dan seorang bayi di dalamnya.
Diduga, sang wanita hanyalah mati suri saat di rumah sakit. Jantungnya hanya berhenti sementara. Dia juga sempat sadar dan melahirkan. Sayang, tak ada yang mengetahuinya karena peti mati tertutup rapat. Sang ibu tak bisa diselamatkan karena mengalami pendarahan dan kekurangan oksigen. Meski begitu, pihak keluarga bersyukur karena si bayi selamat.
Adat istiadat masyarakat setempat, sebelum dimakamkan jenazah akan ditempatkan di sebuah ruangan tanpa ventilasi. Di hidungnya juga ditempeli sehelai benang untuk memastikan bahwa ia telah benar-benar meninggal.
Namun, karena sang wanita meninggal di rumah sakit, pihak keluarga tak melakukan adat istiadat tersebut. Mereka juga makin yakin karena dokter menyebut bahwa wanita tersebut sudah tiada.
Sepulangnya dari rumah sakit, jenazah wanita hamil ini dimasukkan ke dalam sebuah peti mati untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga memanggil biksu untuk memimpin pemakaman jenazah.
Namun, ketika peti mati diusung, sang biksu tersentak kaget. Ia meminta proses pemakaman dihentikan. Dia juga mengatakan bahwa sang wanita belum meninggal.
Mendengar ini, pihak keluarga tentu tak percaya. Mereka merasa sang biksu hanya mengada-ada.
Namun, sang biksu menunjukkan buktinya. “Lihatlah, ada darah yang menetes dari peti itu!” katanya.
Setelah melihat langsung, barulah pihak keluarga percaya dan bergegas memeriksa peti mati tersebut. Peti mati yang sudah tertutup rapat ini dibuka kembali. Tak disangka, ada darah dan seorang bayi di dalamnya.
Diduga, sang wanita hanyalah mati suri saat di rumah sakit. Jantungnya hanya berhenti sementara. Dia juga sempat sadar dan melahirkan. Sayang, tak ada yang mengetahuinya karena peti mati tertutup rapat. Sang ibu tak bisa diselamatkan karena mengalami pendarahan dan kekurangan oksigen. Meski begitu, pihak keluarga bersyukur karena si bayi selamat.
0 komentar:
Posting Komentar